Satu Kalimat Banyak Artinya
Hari ini saya banyak mengisi waktu saya dengan membaca artikel motivasi. Dari sekian yang saya baca, ada 2 artikel yang yang menarik perhatian saya.
Menarik, karena menurut saya agak nyambung dengan pertanyaan yang beberapa minggu ini memenuhi pikiran saya, yaitu: input nya sama, tapi mengapa outputnya berbeda?
Pertanyaan ini timbul melihat ada beberapa rekan yang putus asa dalam menjalankan bisnis online. Melihat ini, saya kadang merasa bertanggung jawab untuk memberikan yang lebih baik lagi agar makin banyak orang yang bisa menikmati hasilnya.
Tapi lalu saya pikir-pikir… mentornya sama, ilmunya sama, tapi mengapa ada yang berhasil ada yang tidak? Ada yang sukses, ada yang tidak…
Artikel pertama ditulis oleh Sharah, yang saya baca di member area d’BC Network. Disitu Sharah mengulas cerita tentang seorang ahli yang mengadakan penelitian untuk menyelidiki perbedaan 2 grup orang yaitu grup yang selalu merasa beruntung dan group yang selalu merasa sial.
Kedua grup itu diminta menghitung jumlah gambar di suatu koran. Ternyata grup beruntung bisa menyelesaikan jauh lebih cepat dari grup sial. Alasannya simple, di halaman kedua ada tulisan dari si ahli yang memberitahukan kalau di koran tersebut terdapat 43 gambar.
Entah kenapa grup sial tidak membaca tulisan tersebut, mungkin karena terlalu berpaku pada instruksi untuk menghitung gambar?
Tulisan kedua saya dapat hasil browsing di internet. Ceritanya tentang seorang ayah yang memberikan petuah kepada kedua anaknya. Salah satu petuahnya adalah untuk tidak pernah menagih hutang kepada orang lain.
Anak pertama jatuh miskin, karena saking nurutnya sama bapaknya, dia tidak pernah menagih hutang. Sehingga banyak uang yang hilang karena dia pinjamkan ke orang lain.
Sementara anak kedua menjadi kaya raya, bukan berarti dia selalu menagih hutang loh.. tapi karena dia tidak pernah meminjamkan uang pada orang lain!
Inputnya sama… Hasilnya beda….
Hmm.. berarti mungkin bukan pelajaran teknik tambahan yang dibutuhkan, namun pelajaran pembentukan mind set positif dan meningkatkan motivasi.
Posted in My Thoughts
bener banget itu mbak yg crita bpk itu sy dah baca, tiap2 orang beda pendapatnya tergantung cara pandangnya yg beda, positif apa negatif
Meski input sama tapi outputnya berbeda memang mutlak berlaku kenapa? Karena yang membedakannya adalah prosesnya, Seseorang berhasil karena prosesnya menempuh jalan yang tepat, sedangkan seseorang gagal karena prosesnya kurang tepat, hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor yang penting ada tiga yaitu:(1) keyakinan akan berhasil (2) ada tindakan (3)menghadapi rintangan tanpa pantang mundur. Orang yang berhasil pasti sebelumnya menemui kegagalan, bedanya ia tidak mundur dalam manghadapinya.
maaf terlambat komment saya,blognya bagus and penuh cinta
emang bener.. seperti sekolah, dalam satu kelas kita menerima pelajaran dan PR yang sama, tapi coba lihat hari ini, kenapa ada teman yang sukses luar biasa, ada yang biasa-biasa saja, tapi juga ada yang sepertinya belum jadi apa-apa… tanya kenapa??
output tergantung dari mindset orang yang menerima input…
Salam kenal, kunjungan pertama ya mba dini.
itu tergantung personalnya…
jika kedua hal tersebut di bijaksanai dengan positf,pasti it’s ok!
Memberi kelonggaran kepada orang yang berhutang adalah perbuatan mulia.
Memang motivasi orang berbeda-beda tergantung tingkat intelektualitas, moral dan akhlaknya.
Orang yang ngga menagih hutang dan orang yang nggak pernag ngutangi jelas beda dari segi hati nurani dan amalannya.
Salam dari Surabaya
Ah…mba Dini ada-ada aja. Ya sih sebetulnya yang penting ya fokus, fokus dan praktek (seperti kata bu guru) kalau kata pak ustad yang istiqomah lah gitu, kalau pantang putus asa masa Tuhan tega menelantarkan kita sih. Ya mudah-mudahan kita semua dimudahkan jalannya ya mbak …… amin
bener juga kata mbak Dini….berarti yang diubah mind set positive dan motivasi nya ya….
Setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda dan yang terutama memiliki mindset yang berbeda-beda..
Sumber daya yang sama dengan mindset yang berbeda akan menghasilkan hasil yang berbeda pula
Memang dalam hidup penuh dengan ketidakseimbangan, yang terpenting kita sudah berani mencoba dan berjuang.
ya……………..hm…….
well..memang selalu tergantung dengan pribadi masing2..
siapa yang pintar untuk menyimak bukan hanya menghafal..
memang banyak perbedaan persepsi..
tapi bisa kita ambil positifnya ko. yang mendukung untuk perkembangan. bukan malah menyesatkan..
thanks artikelnya k’dini
Yang penting tetap semangat, kerja keras dan tawakal. Garis rizqi tiap orang berbeda, bisa lewat bisnis online atau yang lainnya. Semoga barokah. Amien.
Salam kenal.
Asal diartikan positif sih OK saja.
seperti cerita nasihat ayh kepada 2 anaknya.mau bangkrut atau kaya,asal positif,dua-duanya OK
Oh… Rizky dimakanakah gerangan ?
Emang ga boleh ada keraguan dalam menghadapi sesuatu yah Din.
Aku berpikir dan berharap, aku berhasil.
“feeling” keberhasilan itu yang aku maintain terus.
bener bgt cerita itu….sy sgt setuju,sy pengin jadi anak yg kedua,bantuin dong mbak.
Tolong kasih kritik diweb saya,kurangnya apa,pastinya masih banyak bgt mbak.Mohon bimbingannya ya..
Yang penting sih kemauan kemampuan dan kesabaran.
Yakh memang begitulah… semua tergantung usaha dan pengorbanan. Seperti halnya kata iklan seorang marketer internet “cari duit jutaan rupiah sebulan itu gampang”.
Kenapa blog dinishanti.com kurang aktif. Lihat link blog anda saya pasang di blog saya. Mampir ya ke blog saya.
Bagus sekali terutama cerita yang hutang itu. Thanks
wuah jeng dhini ini makin bagus aja ulasannya, memang setiap orang mempunyai cara pandang dan pikir yang berbeda (rambut boleh sama hitam) jadi apa yang dipikir dan dipandang orang itu, maka itulah yang akan terjadi, hup….mudah-mudahan saya termasuk orang yang selalu beruntung tadi ya jeng…….
ibaratnya buah pinang tidak akan jatuh jauh dari pohonnya (ya kalau jauh pastilah dilemparkan sama orang….he… he…he), slam hangat selalu.
Terima kasih mbak Dini Shanti, at least apa yang mbak sampaikan menambah wawasan saya.Terus terang sampai saat ini saya belum berani mencoba business online,mungkin waktunya belum tepat atau pengetahuan saya untuk itu belum cukup. anyhow thanks ya mbak Dini.
Semua usaha pasti akan memperoleh hasil yang diharapkan cepat atau lambat. Seperti saya yang baru memperoleh hasil dollar pertama setelah 15 bln kerja keras di bisnis online. Kini hasil yang saya dapat sudah 3X dari gaji saya. Thanx to Dini Shanti sbg salah satu guru saya juga!!! BTW,ada yang tahu dengan hacker internet th0r yang bukunya “Bagaimana Cara Menghasilkan 1000 Dollar/Hari” nggak? Bagaimana dengan kredibilitasnya? Thanx All
that’s right…betul sekali mba…
seratus mungkin bs tambah 1
Ada satu peristilahan yang menarik… yaitu :
PERAN…. Semua di Semesta Raya ini..memiliki PERAN yang semuaNYA beraneka ragam perbedaannya… dan semuaNYA saling melengkapi…
Ciptakan PERAN yang terbaik dalam
kehidupan yang baik dan benar…
Hmmm betul…saya setuju..
karena itu.. dalam agamaku, disarankan untuk melakukan sholat sunnah terlebih dahulu sebelum memulai sebuah usaha..
Agar.. pada saat bekerja, pikiran ini jernih.. sebagai dasar untuk mampu menangkap inti ilmu yang diberikan.. tidak tersibukkan dengan nafsu-nafsu yang bersliweran dihati juga di pemikiran..
By the way..
Sudah saatnya saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan kemudahan yang saya dapatkan setelah hampir 3 tahun saya menjadi bagian dari Asian Brain.. karena arahan anda di pertokoan De-Best..
hmmm ya.. saat ini, saya mulai menikmati dunia maya ini… (tuh.. kan.. saya juga beda.. butuh 3 tahun.. untuk berjuang… gak seperti dirimu yang punya waktu belajar lebih singkat he he he)
setuju banget mbak Din…
kayaknya pola pikir kita punya andil yang besar dalam perbedaan out put itu…