Budaya Marketing Via Facebook

Ini sekedar laporan hasil launching FB saya dan hubungannya dengan marketing.

Beberapa waktu lalu, saya mengundang subscriber saya untuk menjadi teman di FB saya. Sebelumnya, FB saya ngumpet, hanya orang2 yang betul2 kenal saya pribadi yang saya add. Tapi karena para internet marketer guru pun menganjurkan marketing via FB, saya pun ga mau kalah, ikut nyobain..

Sebenernya waktu itu udah mikir, mau menggunakan FB profile yang biasa, atau menggunakan page, akhirnya saya putuskan menggunakan profile biasa.

Sesuai aturan main FB, profile FB biasa ini bukan tempat promosi, namun tempat ‘bergaul’ online. Jadi yang saya lakukan adalah menulis beberapa alamat website saya di wall, membuat status yang berhubungan dengan kerja harian saya, dan mengundang orang untuk menambahkan saya sebagai temannya.

Jadi biasanya kalau menulis status, saya menulisnya sesuai dengan apa yang saya lakukan, misalnya:
– baru selesai bikin web www.abcd.com

Jadi bukan promosi terang-terangan seperti:
– mau beli xx? mau punya penghasilan? silahkan kunjungi www.abcd.com

Lihat kan bedanya?

Ingat, tujuan profile FB adalah untuk bergaul, mencari teman, jadi saya mencoba menulis status yang tidak membuat orang gerah karena isinya iklan melulu… Saya mencoba menunjukkan keseharian saya, mulai dari nyapu, nganter anak, sampai nulis ebook.

Awalnya agak susah juga ya memonitor hasil baik itu sales maupun leads. Lalu akhirnya saya buat satu sistem tracking dan web khusus untuk trafik dari wall FB ini.

Dan ternyata, saya mendapatkan banyak subscriber baru dari wall FB saya ini. Paling tidak itu yang terlihat dari hasil tracking.. Dan buat saya itu sudah bagus, saya tidak perlu keluar uang promosi untuk mendapatkan leads / subscriber.

Diluar itu, ada juga beberapa saudara dan teman lama saya yang akhirnya menghubungi saya ingin tahu lebih jauh tentang kegiatan saya. Ya ini karena mereka mengikuti status-status saya di wall FB.

Ya itu lah yang saya lakukan.. dan saya rasakan bermanfaat…

Bagaimana dengan orang lain?

Saya paling gemes kalau ada orang nge tag saya, baik nge tag foto atau nge tag note, dimana sebenernya tidak ada saya di foto / note tersebut.

Entah maksud mereka mau ngasih tau saya ada foto / note tersebut, atau maksudnya supaya tampil di wall saya dan di lihat ribuan friends saya.. tapi saya ga suka…

Jadi dengan sabar saya remove tag.. remove tag… remove tag…

Lah wong ga ada saya, kenapa saya di tag?
Kenapa saya ga suka di tag? karena foto dan note2 yang di tag ke saya ini akan tampil di album foto dan notes about saya.. jadi kan ga matching yaaa…

FB bilang: notes about Dini Shanti.. setelah orang baca.. loh kok ga ada cerita ttg Dini Shanti nya? ๐Ÿ˜€

Kalau mau ngasih tau saya, bisa share ke inbox saya saja..

Kalau mau note / fotonya tampil di wall saya, ya buatlah note yang bercerita tentang saya dan silahkan tag saya..

Yang paling parah sih kalau ada orang nge spam di wall… nulis iklan di wall saya… woiiii ini profile FB bukan iklan baris dot com!

Saya sih percaya ya, kalau dilakukan dengan baik dan benar, hasilnya pun akan lebih bagus… paling tidak untuk menjaga nama baik… saya yakin tidak ada orang yang suka dengan spam.. right?

Jadi gimana donk caranya?
Ya seperti yang saya utarakan di atas, gunakan profile FB untuk memasarkan diri anda.. bukan produk anda..

Cari teman yang banyak, ajak kenalan dan coba mengenali, bukan cari teman untuk dikirimi iklan ๐Ÿ˜€

Good luck!

Artikel Lainnya

Dampak Media Sosial Untuk Bisnis Anda Sudah tidak diragukan lagi, media sosial berperan sangat besar pada kemajuan bisnis anda. Apakah anda menjalankan bisnis offline maupun online, pelaja...
Pentingnya Gambar di Social Media Social media marketing (pemasaran di media sosial) berkembang sangat pesat beberapa tahun belakangan ini. Kayaknya seminggu aja ngga baca berita atau ...
Ada Apa Dengan WHY? Orang-orangย yang menurut saya udah lama ngga ada kabar, ketika saya tegur dan bertanya: apa kabar? gimana bisnisnya? Biasanya langsung cerita p...
Percaya Pada Proses Menuju Tujuan Tulisan ini saya mulai di pukul 17:42 WIT, 2 jam setelah tulisan pertama saya tampil di Facebook. Posisi sekarang... (udah kayak turnamen aja) 311 lik...
Cerita Inspirasi Menyusuri Sawah โ€“ Proses Me... Udah nonton video mas Arif nya? Ada di post saya sebelumnya. Satu pelajaran, tapi pasti pengertiannya berbeda2 tergantung dari banyak hal termasuk โ€˜ke...

5 comments on “Budaya Marketing Via Facebook

  1. Betul….!!!
    yg lebih dasar adalah memahami fungsi akun yg kita punya, memang agak sebel sih kalau tiba2 ditag yg kita gak aa…dan gak tau maksudnya heeeeee, bagaimana kalau kita yg begitu ya…???
    tx mbak din jadi lebih paham, soo saya belajar terus…supaya lebih baik, lebih bagus dan lebih bermanfaat

  2. Kalau tidak mau foto-foto yang di Tag ke profile mbak Dini tampil di wall, bisa di atur kok dari Privacy Facebook untuk dimoderasi dulu Foto-foto yang di Tag teman-teman.
    Jadi mbak Dini bisa memilih mana yang akan tampil di wall, mana yang tidak.
    Semoga membantu ๐Ÿ™‚

  3. Bener banget mbak Din..memang harus pintar mengolah kata2 yg menarik tapi tidak terang2an menjual ya…saya lagi belajar juga nih…supaya orang tertarik dengan status2 saya…walaupun masih banyak kekurangan tapi saya terus mencoba..tfs ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *